Risdania’s Diary

Belajar peka Arsitektur dan Lingkungan

Light-up de Grande Waterplace 31 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — risdania @ 9:00 am

waterplace.jpg

Saat melewati daerah Surabaya Barat, ada yang menarik dengan salah satu apartemen yang belum selesai dibangun.

Buat saya,secara tampang eksterior, tidak ada yang spesial dari apartemen ini. Bukan berarti tidak bagus, tetapi eksterior apartemen ini secara garis besar sama dengan apartemen-apartemen lain. Sepertinya tampang eksterior bukan menjadi nilai jual apartemen ini.

Lalu apa yang menarik?

Ternyata, pada malam soft opening, diadakan acara bertema light-up dimana lampu genset menerangi seluruh lantai bangunan dengan warna yang berubah-ubah.

sangat menarik,,

Memang, keberhasilan suatu produk yang mama disini adalah apartemen, tidak hanya berasal dari nilai
arsitekturnya, tetapi bergantung juga terhadap inovasi terhadap cara jualnya,,

 

Kecanduan,,, 29 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — risdania @ 11:44 am

kecanduan.jpg

>> disarankan sebelum membaca atau melihat gambar diatas membaca doa terlebih dahulu, beberapa kejadian sebelumnya menunjukkan banyak tanda-tanda yang timbul setelah membaca dan melihat poto cewek manis diatas,,gejala tersebut diantaranya mual-mual, pusing, kepala pening (>>apa bedanya ama pusing??), dan tenggorokan kering. Namun jangan cemas, karena sebagaian besar gejala itu disebabkan anda iri dengan si cewek manis ini,,(>> muntah beneran)

sedang apa si cewek manis ini?

dia lagi sendirian dan senyum-senyum tak jelas,,

>>mendekat dan melihat layar hape>>

ternyata si cewek manis sedang ber”asyik masyuk” chatting,,

wopzzz,,,,kecanduan ya mba?

pertanyaannya adalah:

1. klo henpun si cewek manis dibuat chatting, lalu siapa yang mengambil

gambar si cewek manis tanpa ijin?

2. bonus untuk anda karena anda tak perlu menjawab soal nomor 1

3. klo si cewek manis kecanduan dengan hape nya,,bagaimana dengan anda?

4. Apakah cewek manis diatas benar-benar manis?

5. untuk jawaban “ya” pada soal nomor 4 diatas, harap disertai alamat lengkap, karena si cewek mais akan mengirimkan parcell cantik untuk kejujuran anda,,hehe

6. untuk soal nomor 1,2,4,dan 5 harap tidak usah dibaca, karena inti dari post kali ini adalah soal nomor 3 ^__^

 

uNtuk sEorang AdeLa part 2 29 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: my friend and me — risdania @ 10:40 am

Ini merupakan kelanjutan dari post sebelumnya.

ultah-dela.jpg

Seperti tradisi yang udah terjadi tahun ke 5,

hajatan kali ini diadakan di sushitei GM,,

slruuup,,traktiran traktiran,,

karena hajatan terjadi hari selasa, dimana undangan hajatan telah meniti karir semua,

jadi acara diadakan pada malam hari .

Tokoh-tokoh yang akan ada dalam ceritan ini sengaja saya inisialkan untuk

memudahkan imajinasi anda-anda yang belum sempat mengenal kami.

Si empunya acara untuk selanjutnya akan dikenal sebagai “si arab”,

penulis blogg untuk selanjutnya akan dikenal sebagai “si manis”(>>huekekekek),

dan dua orang tokoh lainnya adalah “se genit” dan ” si narsis”.

setting>> depan sushitei>>cipika cipiki>>masuk resto

keterangan: si genit belum datang, ternyata dia juga miss.late

manis: haluw arab,,met ultah ya,,muahh muahh

narsis: hula arab,,haduw uda tua,,

arab: >>blushing>> eh kita pesen makan langsung ato pesen minum dulu

ama nunggu genit?

manis & narsis: minum dulu aja kali ya,,(>>padahal dalem ati perut uda teriak

 minta makan,,hehehe)

arab: narsis, tasmu lucu banget,,,

narsis: ya iiiiiiyaaalaaah (masa ya iyasiy apa lagi ya iya dong)

manis + arab: >>liat-liatan>>trus ketawa

>>ternyata sahabat kita yang satu ini belum berubah>>hehe

hehehehe,,umur ternyata belum merubah kita,,, >>pendewasaan yang telat yah,,

15 menit kemudian>>si genit datang,,,

genit: halow halow,,,lama yah aq?>>cipika cipiki

okeh,,now team are complete,,formasi udah lengkap,,

kangen juga masa-masa kuliah,,,kita di resto jepang itu mulai dari jam 

setengah tujuh mpe jam setengah sepuluh>>itu aja klo ga diusir mbaknya mungkin kita 

uda mulai ganti baju tidur trus nglanjutin ngobronya,,uda telp rumah

masing-masing buat ijin nginep bareng,,atau kita udah bangun tenda

buat camping disitu>>yang terakhir berlebihan kayana

sumpah kangen banget ma mereka,,,

kangen jaman tiap kamis jam 9 pagi kita kabur kuliah trus ke komugi

keryajaya cuma buat nonton telenovela ruby(ada yang tau g?) .

dan kita cuma modal beli minuman kotak ma roti satu buah udah bisa

santai2 ngrumpiin si Ruby, Alehandro, ma Hecktor,,hehehe,,mana secara ga

sengaja ternyata tiap hari kamis komugi ada promo “free salads for gilrs day”.

huakakakak thanx yah komugi,,kita cuma modal 10rb udah dapet susu ultra, roti, ama salad buah,,heheheh

kangen jaman tiap makan siang yang jauh-jauh.

Mulai dari ayam suharti depan taman prestasi, primarasa sma5, mie ayam smp1

>> makana kita selalu telat buat kuliah selanjutnya.

kangen jaman nonton bizkup GM yang seminggu bisa mpe 2x,,hehehe,,

nonton bizkup cuma karena makan takochiro paling asyik klo ama nonton.

Nonton dari pilm bagus mpe pilm gag penting yang ternyata satu studio

cuma kita berempat yang nonton.>>padahal di dalem juga banyak ga

nontonna coz sibuk gosip,,hehe

waktu pilm bagus pun kita sibuk komentar..komentar kenapa si spiderman yang abis jatuh trus kostumnya robek, tapi di adegan berikutnya bajunya udah utuh>>pertanyaanya, siapa tokoh di balik spiderman yang selalu membantu

menjahitkan bajunya?hehehe

kangen jaman kuliah yang satu mata kuliah bisa 8 jam di studio,,,haduw,,,,

akhirnya kita sibuk chatting pke kertas,,>> akirnya tas kita isinya lipetan-lipetan kertas bekas,,hehehe

haduwwwwwwwwwwwwwwwwwww,,,miz u all gals,,,

buat arab,,met ultah lagi ya,,

buat genit,,tanggal 4 traktiran dimana?hehhee

 

Dilemma arsitek,, 26 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: arsitektur — risdania @ 12:39 pm

koran1.jpg

Untuk seorang arsitek, lebih gampang merancang bangunan mewah dengan gaya arsitektur yang lagi populer atau dengan gaya hi-tech, yang dapat menunjukkan kekehebatan sang ide arsitek. Asal ada uang, segala gaya arsitektur dan teknologi struktur yang akan digunakan bisa terwujud.

Lalu bagaimana arsitek yang berjiwa idealisme?

Ingat akan perkataan salah satu dosen saya yang bernama Ir. Wahyu, “arsitek itu baru menjadi arsitek saat dia membangun rumah untuk kalangan bawah. Karena ide perancangan berasal dari ide arsitek sendiri, bagaimana merancang rumah sehat sederhana dengan biaya rendah dan perawatan mudah.”

Berbeda dengan arsitek yang membangun rumah mewah dan gedung bertingkat, karena arsitek hanya akan menjadi  “juru gambar” dari pemilik uang.

Ini yang kadang menjadi dilemma buat seorang arsitek,,memilih idealisame atau kemakmuran???

 

me,, 25 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: Sounds of my heart — risdania @ 12:51 pm

i’m not the type to get my heart broken

i’m not the type to get upset and cry

cause I never leave my heart open

never hurts to me to say goodbye

relationships dont get deep to me

never got that whole in love thing

and someone can say they love me truly

but at the time it didnt mean a thing

————————————————————————-cry by rihanna—————–

 

Untuk Seorang AdeLa 24 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: my friend and me — risdania @ 10:01 am

Post ini,,kutujukan buat salah seorang sahabatku yang bersedih hati karena umurnya bertitel “22” –tanggal 25 Maret- yang menurutnya sulit diterima. Hehehe

foto-ultah-dela.jpg

AdeLa.
Nama yang singkat, padat, dan jelas. Hanya satu kata. Dari satu kata tersebut tercipta berjuta kenangan yang akan selalu saya ingat sebagai kenangan manis jaman kuliah (duw sombong banget,,padahal lulus juga baru enam bulan). Saya mengenalnya sejak hari pertama Ospek jurusan. Saat itu, adeL (dengan L besar yang menjadi cirinya jika menuliskan nama pada lembar absen) sedang bergosip ria dengan teman sekelompoknya, yang untuk selanjutnya akan dikenal sebagai salah satu pendiri The dudul’s atau The wanita’s (nama yang sering berubah tanpa ada tujuan dan alasan yang jelas). Saat itu saya, yang merasa asing dalam lingkungan baru, mencoba untuk mencari teman dengan mengajak ngobrol deLa. Lambat laun, keakraban pun terjalin (yaela, bahasanya EYB banget,, ). Keakraban ini semakin erat semakin saya semakin intens menemani deLa pulang kuliah bersama mumu (mobil karimun bernopol L 2758 KS, red). Salah satu kejadian yang selalu kita ingat saat pulang kuliah, masih di jl. Kertajaya, hujan turun sangat lebat. Tiba-tiba dari kap mumu mengeluarkan asap. Kita berdua yang hanya perempuan tanpa pengetahuan otomotif sontak terkaget. (Nulis serius  tapi ama senyam-senyum liat bahasaku). Akhirnya kita berhenti di pinggir jalan, berlagak membuka kap mumu tanpa tahu apa yang harus dilakukan. Lama menunggu banjir belum juga surut. Suasana dingin (becyek,,gag ada ojyek,,hehe) membuat kita berdua tidak dapat menahan panggilan alam (kalian tau maksudku kan?). mau jongkok dipojokan ga mungkin. Mau berdiri di depan pohon juga ga mungkin. Lalu dengan kebulatan tekad akhirnya kita masuk di salah satu toko furniture untuk menyalurkan hasrat terpendam. Hehehehe

Seorang deLa buat saya adalah sosok yang paling dewasa diantara kami. Tempat curhat yang menyenangkan karena selalu mau mendengarkan dan memberi saran yang tepat menurut akal dan hati.

Hampir 5 jam sehari, 5 hari dalam 1 minggu, selama empat tahun. Ambil mata kuliah yang sama. Menemani bolos 10 menit pertama untuk menemani saya makan bakso bawah tangga. Pergi makan siang bersama, dimana tempat makan siang selalu ditentukan dengan hom-pim-pa, dan hampir selalu saya yang menang. Sampai wisuda pun bersama (lalu disusul Syani dan Tya tanggal 15 maret lalu, dan menyisakan Ryan untuk bertahan di kampus tercinta). 4800 jam dalam empat tahun menggambarkan betapa banyak kisah yang akan selalu saya kenang.

Jadi, hari ini saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun my dear,,,
Semua doaku untukmu.
Terima kasih sudah menjadi sahabat terbaikku.
Terima kasih untuk semua sabarmu mendengarkan kesahku yang aku sendiri pun tahu apa yang akan kau katakan.
Terima kasih untuk semua tumpangannya,,hehehe,,,(inget aku lewat Sthepanie yah dela,,)
Terima kasih untuk semua kisah yang akan kita kenang

Maaf kalau aku mungkin bukan sahabat yang baik,,
Yang meskipun kita begitu dekat, namun tetap ada hal yang tak dapat ku ceritakan, atau kau ceritakan.
Maaf kalau aku tak selalu dapat membantu untuk semua masalahmu yang akupun tak tau, tapi aku rasakan.
Atau yang bahkan kita berdua tahu tapi pura-pura tak tahu untuk saling menjaga hati.
Maaf untuk semua pelukan yang ingin kulakukan padamu tetapi tak pernah terwujud, karena kita lebih sering berbagi kebahagian, bukan berbagi kesedihan.
Maaf karena aku bukan orang yang pandai memberi nasehat, tetapi kamu tahu diamku sesungguhnya ingin mengambil seluruh sedihmu.
I luv you deLa,,
Happy birthday yah,,

Sukses buat butiknya,,,^__^
 

 

Without Title 23 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: Sounds of my heart — risdania @ 11:18 pm

Kadang,

Apa yang terlintas
Tak mampu terucap

Hal yang kurasakan
Bukan apa yang terlihat

Semua yang kulakukan
Belum tentu yang kuinginkan

Apa yang selama ini ku impikan
Ternyata bukan yang terbaik

Jadi menurutmu,

Apa yang harus ku ucapkan?

Apa yang sebaiknya kuperlihatkan?

Apa yang pantas kuinginkan?

Dan apa yang terbaik untukku?

Padahal aku pun tak tahu jawaban yang kubutuhkan

__by coNfused 9irL

 

Rikues resensi “Ketika Cinta Bertasbih” ^__^ 19 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: resensi — risdania @ 10:39 am

Pada acara Gramedia Expo yang menawarkan diskon hingga 75% beberapa waktu lalu, saya juga memanfaatkan moment tersebut untuk membeli beberapa buku. Salah satu buku tersebut adalah Ketika Cinta bertasbih karya Habiburahman El Shirazy. Buat saya buku ini menarik hingga saya membaca dua kali berturut-turut padahal saya juga masih mempunyai chicklit yang belum sempat dibaca sampai sekarang.

 

———————————————————————————————————

2.jpg

Buku ini bercerita tentang kehidupan mahasiswa Indonesia bernama Azzam yang sedang kuliah di Al-azhar berkat beasiswa. Azzam adalah anak dari keluarga pas-pasan tetapi kaya akan ilmu dan iman.  Pada semester awal dia memperoleh predikat jayyid jiddan (istimewa) sehingga mendapat beasiswa. Di tahun kedua , ayahnya meninggal karena kecelakaan. Azzam memiliki ibu yang sering sakit-sakitan dan tiga orang adik yang belum bisa diharapkan untuk bekerja. Sehingga keadaan sebagai anak pertama menuntut dia untuk menjadi tulang punggung keluarga. Sejak saat itulah Azzam merubah prioritas hidupnya dari belajar ke bekerja.  Pekerjaan yang dilakukan Azzam adalah berjualan tempe dan bakso. Bisnis ini membuat dia dikenal sebagai mahasiswa yang tidak lulus-lulus karena lebih senang berjualan tempe. Tidak banyak orang yang tahu akan beban hidupnya yang besar. Setelah hampir sembilan tahun kuliah sambil bekerja, Azzam pun lulus dengan predikat jayyid. Sedangkan adik-adiknya yang di Indonesia juga sudah berhasil berkat biaya darinya. Adiknya telah berhasil menjadi psikolog dan penulis terbaik nasional, lalu adik yang ke dua sudah lulus PGSD dan menjadi guru favorit, lalu si kecil yang baru berumur sembilan tahun hampir khatam hafal Al-Quran di pesantren. Setelah berhasil meng’orang’kan adik-adiknya, barulah dia memikirkan untuk mencari istri. 

———————————————————————————————————

 

Ciri sebuah kota 18 Maret , 2008

Diarsipkan di bawah: arsitektur — risdania @ 8:50 am

Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti seminar atau bisa disebut kuliah singkat dengan pembicara Ridwan Kamil disalah satu bangunan yang merupakan karyanya yaitu Gramedia Expo.

Beliau menjelaskan tentang beberapa ciri sebuah kota dalam sudut pandang arsitektur, yang antara lain:

1. Being urban is to experience the city

penyalahdunaan trotoar

Setiap kota memiliki ciri sendiri-sendiri. Ciri tersebut juga berkaitan dengan budaya yang dimiliki. Contoh kecilnya yaitu, trotoar yang seharusnya menjadi tempat sosial digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sebagai area berjualan. Perilaku yang masih rural ini menimbulkan kerugian terutama berkaitan keselamatan jiwa pengguna area jalur pejalan kaki tersebut

2. Anonymity

270055791_cacab215ae_b.jpg

Masyarakat kota sekarang lebih bersifat mandiri. Tidak mengenal sekitar. Hal yang menjadi kesepakatan bersama adalah aturan yang berlaku. Karakter kota adalah anonym, karena kita hanyalah satu dari sekian banyak orang yang menjalankan aturan.

3. Heterogenety

Kota adalah tempat berkumpulnya banyak perbedaan dalam hal ekonomi, sosial, budaya. Sebagai tempat yang heterogen, seharusnya tidak terdapat image yang mengelompok-kelompokkan. Tidak ada yang namanya maal untuk kaya atau mall utnuk si miskin.

4. Density

peta surabayaMau tinggal di kota berarti mau berdesak-desakkan. Esensi sebuah kota adalah “nyaman dalam desak-desakkan”. Tetapi masyarakat tetap berangapan jika memiliki rumah tinggal berarti rumah dengan halamannya. Anggapan seperti itu seharusnya mulai dirubah. Tempat tinggal juga bisa berupa apartemen atau town house. Bayangkan jika setiap orang menginginkan rumah dengan halaman. Betapa boros akan aspal, gorong-gorong, kabel-kabel, dan yang lebih penting, tanah untuk public space semakin berkurang.

5. Social Intensity

Apa yang sering kita lihat dari bagian depan sebuah bangunan?

Hampir sebagian besar bagian depan bangunan dihabiskan untuk area parkir. Ruang bawah habis untuk parkir tanpa ada ruang transisi. Hal ini lah yang merusak kota. Kita hobi untuk membuat drop area di depan bangunan. Padalah, lantai dasar sebagai lahan yang memiliki nilai jual paling tinggi seharusnya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik, misalnya dijadukan area retail. Lalu lahan parkir yang bagian depan dipindahkan ke gedung parkir dengan harapan lahan parkir yang semula dijadika public space.

untitled2.jpg

untitled311.jpg

Bandingkan keduan gambar dengan perbedaan pemanfaatan lahan di atas!