Tips dan Trik menghadapi Musim HUjan

1. Sedia Payung Sebelum Hujan
    Cuma, klo kamu naik motor, ya pakai jas hujan aja, kan susah nyetir sambil megangin payung. Bawa payung yang bisa ditekuk jadi kecil untuk ditaruh didalam tas. Kamu boleh siy bawa payung diameter 1 meter, asal ga merasa ribet. Atau biar lebih maksimal, bawa aja payung penjual teh botol. Semakin besar diameter payung yang kamu bawa, semakin kecil kamu kebasahan akibat hujan.

 

2. Biasakan pakai jaket
   Musim hujan seperti sekarang, membuat hawa semakin dingin (sedang adam semakin kepanasan..wkwkwkw). Perubahan cuaca ini yang kadang membuat badan kita menjadi kurang stamina sehingga rentan terkena penyakit. Karena itu, usahakan setiap keluar rumah mengenakan jaket. Biarpun sewaktu berangkat cuaca cerah ceria, tapi kita tidak bakal tahu kalau hujan turun tiba-tiba. Hujan-Hujan sekarang susah ditebak…

3. Berteduh Saat Hujan
  Akibat perubahan letak bintang kemuskus disertai pergesern arah angin muson barat dan timur, menyebabkan Surabaya yang berada di tepi pantai ria kenjeran, membawa angin pantai untuk berkunjung ke daratan. Karena itu, bila tidak sedang tergesa-gesa saat hujan dan angin datang, lebih baik berteduh ditempat yang ‘aman’. Jangan berteduh dibawah pohon, dibawah tiang listrik, apalagi buat kalian yang berada di Surabaya, jangan berteduh dibawah jembatan. Jembatan inspeksi senilai 22M yang baru dibangun saja bisa ambruk..
(miris banged liatnya..)

 

4. Jika terpaksa pulang saat hujan lebat, hindarai berada di sisi pinggir badan jalan. Konsisten berada di tengah jalan saja. Hal ini untuk menjaga kemungkinan pohon tumbang dan papan reklame ambruk. Puting beliungnisme benar-benar harus diwaspadai. Amati papan reklame yang berkonstruksi meragukan, dan pohon-pohon yang ditanam saat sudah besar sehingga akar pohon tidak terlalu kuat. Selain itu amati juga pohon-pohon yang sudah waktunya dimusiumkan. Kalau kejatuhan baliho caleg yang menggunakan strukur bambu siy ga sampaibikin nyawa melayang. Tapi kalau kejatuhan papan reklame dan pohon ????

 

5. Hindari Ngebut Saat Berkendara Dalam Hujan
  Seperti yang kita ketahui, hujan membuat jarak pandan makin terbatas. Buat kamu yang tidak bisa berkendara dibawah 60km/jam, sediakan saja google infra red untuk menambah jarak pandang. Ingat selalu slogan polisi ” jaga keselamatam karena keluarga anda menunggu dirumah”.

6. Cek kendaraan kamu
   Untuk jaga-jaga jangan sampai mogok sewaktu hujan. Jangan memaksakan motor/mobil kamu melewati area banjir 1 meter kecuali motor/mobil kamu termasuk kendaraan amphibi. Mungkin ini juga peluang buat kamu merancang motor/mobil dengan konsep roda berselaput kaki bebek. Selain mengungkan secara material karena belum ada pesaing, kamu juga akan mendapat pahala karena membantu korban banjir. Tapi, jangan lupa royaltinya yah!!!

7. Hati-hati buat kamu yang sedang dalam program diet!
  Hawa dingin membuat jaringan otak membeku. Sehingga saat kita membayangkan soto, bakso, mie ayam, dan sop konroe, otak tanpa berkoordinasi dengan hati yang paling dalam mengenai cita-cita langsing, langsung memberi respon perut untuk menabuh genderang, memerintah air liur untuk untuk mengucur deras, dan menghipnotis kaki untuk berjalan kearah penjual. Hal ini bisa dimaklumi bila anda memiliki hati nurani berlebih seperti saya. Buat saya, membeli semangkok bakso diwaktu hujan lebih dari sekedar urusan perut. Yang saya pikirkan tidak sedangkal itu. Saya khawatir, jika hujan lebat membuat pendapatan bapak penjual berkurang sehingga tidak bisa membayar uang sekolah anaknya bulan ini. Saya tidak mau disalahkan Jika terjadi kemunduran pada generasi muda bangsa ini!!

8. Yang terakhir, jangan lupa minum vitamin. Jangan remehkan sakit flu karena akan mengganggu rutinitas sehari-hari kita.

Semoga semua selalu sehat wal’afiat. Amien