Saat KPR sudah berjalan dan rumah belum bisa ditempati

Setelah berumah tangga, rumah merupakan target utama titik yang ingin dicapai. jadi setahun yang lalu keluarga kecil kami memutuskan membeli sebuah rumah yang berlokasi tak jauh dari rumah saat ini. Biarpun dari ujung ke ujung lokasi rumah dan kantor, kita siy nyaman dengan lingkungan sekitar, apalagi masih di area surabaya.

Setelah bayar down payment seharusnya rumah mulai dibangun. Proses KPR ternyata ga semudah bayangan. kurang lebih hampir 8 bulan dari DP baru kelar urusan KPR ini. Alhamdulillah sesuai permintaan untuk menggunakan KPR bank syariah. Lama KPR 15 tahun, pas sampai si kahfi 17 tahun baru lunas.. ūüėāūüėā

Yang syariah apanya siy??
Jadi dengan KPR syariah bunga KPR nya tetap sampai masa akhir cicilan. Jelas akadnya, ga mengikuti naik turun suku bunga bank tiap tahun.

Kelar urusan KPR tentu aja saya berharap rumah segera ditempati, toh pihak pengembang sudab menerima pembayaran dari bank. Ternyata rumah jauh dari kata siap huni.

Kalau uda kaya gini, daripada sakit hati mending dibikinkan perjanjian dengan pihak pengembang, biar kita ga seperti di php sama pengembang. Akhirnya kemarin bikin perjanjian dengan point paling penting seperti ini

image

Minta surat pernyataan ini aja panjang prosesnya, kata pengembang siy mereka belum pernah dapet pembeli seperti saya, mungkin yang lainnya pasrah aja kalo rumah ga jadi-jadi yaa.. hehehe. Jangan lupa kasih materei surat pernyataanya, yang ditandatangani oleh pemilik pengembang, pembeli dan 1 saksi dari masing-masing pihak.

Sebenarnya saya juga paham apabila memang sampe telat penyelesaian pembangunan, bakal susah minta pembayaran denda ini, tapi setidaknya kita punya pegangan agar pembangunan rumah kita diprioritaskan ya.

Alhamdulillah telat 2 minggu dari surat perjanjian sudah bisa serah terima rumah, dan saya ga nagih denda keterlambatan. Total ampir setahun dari mulai dp sampe serah terima.

Moga-moga lebaran sudah bisa ditempati yaaa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s